Patroli dan sambang rutin yang dilakukan Aiptu Agus Depiandi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Cermin Polsek Tanjungpinang Barat

Patroli dan sambang rutin yang dilakukan Aiptu Agus Depiandi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Cermin Polsek Tanjungpinang Barat ini bukanlah suatu pekerjaan yang sia-sia dan tidak membuahkan hasil. Selain lebih mendekatkan dan mengakrabkan diri dengan masyarakat, memantau dan memonitor situasi keamanan di lingkungan, di sisi lain ternyata di sela-sela pelaksanaan tugas rutin tersebut ada tugas mulia yang mendatangkan pahala besar dan pertolongan terhadap orang lain.

Hal ini dibuktikan ketika Agus Depiandi sedang melaksanakan tugas kesehariannya berkeliling kampung sambil memantau situasi kamtibmas. Tanpa sengaja dirinya bertemu dengan warga yang membutuhkan pertolongan yang mana anak Balita warga tersebut mendadak terserang Step dan harus segera mendapat pertolongan.

Tanpa pikir panjang, Agus Depiandi bersama warga yang ada di tempat kejadian langsung membawa Balita tersebut ke Rumah Sakit terdekat dengan menggunakan kendaraan Dinas Bhabinkamtibmas yang sedang dikendarainya.

Setiba di Rumah Sakit, Balita segera mendapat perawatan medis dan nyawanya dapat terselamatkan. Agus Depiandi merasa senang karena di waktu krisis dan bertepatan dengan kehadirannya, dirinya bisa menolong Balita tersebut. Orang tua Balita tersebut pun sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga karena berkat respon cepat dan kehadiran Agus Depiandi, nyawa anak Balitanya dapat terselamatkan.

Polres Tanjungpinang melimpahkan berkas penyidikan kasus sabu Ke Kejari

Polres Tanjungpinang melimpahkan berkas penyidikan kasus sabu 5,6 kilogram dan 1900 butir ekstasi ke Kejari Tanjungpinang.‎ Tahap dua dilakukan dengan menyerahkan dua tersangka Amirudin alias Amir dan Hardiandra alias Andra.

Penyerahan itu dilakukan dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan umum kepada tersangka sebelum dijebloskan ke rutan Tanjungpinang. Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang membenarkan penyerahan berkas tahap dua.

“Tadi kita sudah kirimkan anggota untuk menyelesaikan berkas tahap dua di Kejari Tanjungpinang. Berkas penyidikan sudah dinyatakan lengkap oleh Kejari,” kata Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Muhammad Djaiz dikonfirmasi Selasa (20/2/2018).

Identitas dua tersangka merupakan Lahiran Malaysia pada 1 Juli 1993. Saat ini pria tersebut beralamat di Sialang timur Jalan Muhammad Ali Desa Berakit kabupaten Bintan. Sedangkan identitas Hardiandra merupakan pria Lahiran Dabo Lingga 19 Juni 1986. Ia saat ini beralamat tinggal di jalan Hang Jebat kelurahan Sungai Lumpur Kabupaten Lingga.

Sebelumnya kasus ini merupakan hasil pengungkapan barang bukti sabu 5 kilogram yang diamankan di pelantar Tanjungpinang kota. ‎Tersangka membawa barang dari Malaysia dan turun ke Tanjungpinang dengan menggunakan kapal Pompong.

Kasus besar lainya yang ditangani Polres Tanjungpinang, sedangkan untuk tersangka berinisial MR. AR RHA. PS. RN‎ yang merupakan kasus peredaran sabu 17 ribu butir ekstasi di Tanjungpinang belum P21.

“Kalau yang ekstasi tangkapan kita di Hotel dan bandara belum tahap dua,” katanya.

Sebelumnya Polres mengamankan ‎barang bukti 5 kilogram sabu dan 17 ribu butir ekstasi. Tangkapan tersebut merupakan yang terbesar yang diamankan Polres Tanjungpinang selama beberapa tahun sebelumnya.(*)

Polisi Baik : Warga Tanjungpinang Dapat Pengawalan Jenazah Oleh Polisi Setempat Tanpa Dipungut Biaya

Tanjungpinang – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kanit Sabhra AIPTU M S HADI LUBIS bersama BRIPKA REKA SUMITRA dan BHABINKAMTIBMAS Melayu Kota Pirig BRIPKA E M SITOMPUL dan 8 orang siswa Latihan Kerja (LATJA) melakukan pengawalan jenazah  atas nama Alm. Edi orangtua dari ibu Andini yang meninggal pada hari Minggu tanggal 18 Februari 2018 sekitar pukul 19.00 wib.

Yang dimana rumah duka di Jalan  R.E Martadinata Rt 005 Rw 003 yang dikebumikan di TPU Anggrek Merah pada hari Senin tanggal 19 Februari 2018 pukul 11.00 wib.

Ini merupakan bentuk loyalitas anggota Polri dalam melayani masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota polri dengan keikhlasan tanpa memungut biaya apapun.

Dapat lihat bahwa beberapa siswa LATJA dari SPN POLDA KEPRI ikut serta mengangkat jenazah ke pemakaman di TPU Anggrek Merah dan hal ini mendapat apresiasi dari warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Kegiatan dilakukan untuk menanamkan empati dan simpati kepada masyarakat guna untuk membangun kepercayaaan masyarakat ke Polri terkhusus diwilayah Tanjungpinang.

Program pengawalan jenazah tersebut merupakan salah satu program pelayanan yang dijalan di wilayah Polres Tanjungpinang dan seluruh Polsek di Tanjungpinang yang diberikan kepada masyarakat. Dan masyarakat dapat langsung dapat meminta pengawalan jenazah tersebut melalui bhabinkamtibmas ataupun langsung ke mako polsek terdekat.

Polres Tanjungpinang Tingkatkan Pelayanan Dengan Membuka Pos SKCK Keliling di Penyengat

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH beserta keluarga dan rombongan pejabat utama Polda Kepri melakukan ziarah makam di Pulau Penyengat, Selasa (02/01).

Sembari melaksanakan ziarah makam dan shalat dzuhur di Mesjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat, tak luput pandangan Kapolda Kepri ke Kios SKCK Keliling Polres Tanjungpinang yang berlokasi tepat di depan Mesjid Raya Sultan Riau.

Kunjungan Kapolda Kepri ke Kios SKCK Keliling didampingi oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, S.IK, MH serta Operator SKCK Keliling Brigadir Danang Trisulo.

Baca : Kapolda Kepri Kunjungi SKCK Keliling Polres Tanjungpinang di Pulau Penyengat

“SKCK Keliling Polres Tanjungpinang di Pulau Penyengat sudah berjalan 1 bulan dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat Pulau Penyengat membuat SKCK dan tidak perlu jauh-jauh datang ke Polres Tanjungpinang maupun polsek”, terang Ardiyanto dihadapan Kapolda Kepri.

“Untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah pusat yang akan membuka lowongan pekerjaan tes CPNS tahun 2018 yang mana salah satu persyaratannya memerlukan SKCK sehingga akan timbul lonjakan, maka kami (Polres Tanjungpinang) memberikan pelayanan prima dalam bentuk SKCK Keliling di Pulau Penyengat”, tambah Danang selaku Operator SKCK Keliling.

Kapolda Kepri juga menegaskan agar kita terus tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, jangan pernah lelah dan bosan dalam melayani masyarakat.

Polres Tanjungpinang Mulai Galakan SKCK Keliling Untuk Permudah Masyarakat

Tak henti-hentinya, Polres Tanjungpinang kembali membuka bentuk pelayanan prima terhadap masyarakat dalam hal ini SKCK Keliling Polres Tanjungpinang di wilayah Kelurahan Dompak, tepatnya di Kios milik Ketua RW.03 Bapak Udin pada hari Kamis (21/12).

“Kami kembali membuka pelayanan SKCK Keliling yang dilaksanakan oleh Sat Intelkam di wilayah Dompak, hal tersebut sengaja dilakukan agar masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Polres maupun Polsek Bukit Bestari”, ungkap Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, S.IK, MH.

“SKCK Keliling yang berlokasi di wilayah Dompak merupakan lokasi kedua yang mana sebelumnya sudah dilaksanakan perdana di Pulau Penyengat”, tambah Ardiyanto.
Pelaksanaan SKCK Keliling tersebut sudah direncanakan dan disosialisasikan beberapa bulan yang lalu melalui Bhabinkamtibmas serta para personil Polres Tanjungpinang.

Ditempat terpisah, Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Monang P. Silalahi menjelaskan bahwa SKCK Keliling yang digagas oleh Sat Intelkam saat ini sudah membuka 2 lokasi yaitu Pulau Penyengat dan Dompak. Nantinya akan dibuka di seputaran Km.15 karena merupakan daerah perbatasan antara Tanjungpinang dan Bintan serta di Rumah Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanjungpinang.

“Untuk SKCK Keliling di Dompak akan beroperasi pada hari Senin dan Rabu sedangkan di Pulau Penyengat pada hari Selasa dan Kamis jam 10.00 s/d 12.00 WIB”, tambah Monang.
Ketua RW 003 Bapak Udin dan Ketua RT setempat Bapak Malik sangat berapresiasi terhadap Polres Tanjungpinang yang mana dengan adanya SKCK Keliling tersebut, warga Dompak sangat terbantu terutama bagi warganya yang membutuhkan untuk keperluan melamar pekerjaan.
Terkait biaya pembuatan SKCK sebesar Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Lingkungan Polri.
Adapun persyaratan SKCK diantaranya foto copy KTP, foto copy KK, foto copy Akte Kelahiran atau Ijazah, foto berwarna berlatar belakang warna merah dengan ukuran 4 x 6 dan 3 x 4 masing-masing 4 lembar, sidik jari serta pengisian Kartu Tik. SKCK Polres Tanjungpinang dapat diakses secara online melalui web polrestanjungpinang.skck.online.

Tertangkapnya Enam Orang Tersangka Judi Oleh Anggota Reserse Polres Tanjungpinang Berkat Bantuan Dari Masyarakat

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang menciduk enam tersangka judi sijie dari dua lokasi yang berbeda di Tanjungpinang.

Keenam tersangka ditangkap saat melakukan penjualan judi Sijie dan kepada petugas mereka tidak bisa mengelak lagi, masing-masing berinisial SS, JKS, dan TA ditangkap di lokasi Jalan Aisyah Sulaiman, Kampung Serai, Km 8, dan tersangka Ss, NA, dan BY ditangkap di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Km 8, Tanjungpinang.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno SH, S.IK dengan didampingi KBO Reskrim Iptu Edi Endrianis , S. Sos mengatakan, penangkapan keenam tersangka berdasarkan LP-A/147/XII/2017/KEPRI/RES TPI, tanggal 6 Desember 2017 oleh pelapor Yommi Andi Putra, kedua berdasarkan LP-A/148/XII/2017/KEPRI/2017/RES TPI tanggal 6 Desember 2017 dilaporkan Sulit De Komar.

Kita mendapat informasi para tersangka sedang merekap judi sijie, mereka (tersangka) penjual dan pembeli sijie,” pada saat ditangkap oleh petugas kita tidak bisa berkelit lagi karena sedang bertransaksi, ujar Dwihatmoko saat konferensi pers di Lobi Polres Tanjungpinang, Kamis (21/12) sore.
Dwihatmoko menambahkan, perbuatan para tersangka sudah berlangsung sudah lama dan meresahkan masyarakat setempat, namun baru bisa diungkap oleh petugas, kata Dwi.
“Secara tegas saya katakan tidak ada yang membekingi, apalagi oleh aparat,” ujar Dwi di depan beberapa awak media lokal maupun nasional”.
Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa enam unit handphone berbagai merek, beberapa lembar kertas rekap sijie, dan uang tunai Rp 419.000 ribu. Saat ini, para tersangka telah berada di sel tahanan Polres Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah kita kirimkan ke kejaksaan,. Masih kita dalami dulu kasusnya,” kata dia.

Akibat perbuatan para tersangka SS, JKS, Ss, dan NA dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 penjara, sedangkan TA dan BY dikenakan Pasal 303 KUHP dan 303 bis KUHP hukuman 10 tahun atau empat tahun penjara. “Terancam maksimal 10 tahun dan 4 tahun penjara,” kata dia.
Dwi juga mengimbau kepada masyarakat Tanjungpinang bagi yang mengetahui adanya perjudian agar melaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindak.
“Kita akan tindak tegas kalau ada laporan masyarakat adanya perjudian,” tutup Dwi.

Polres Tanjungpinang Siapkan Tim SAR Terbatas Untuk Tanggap Darurat

Satuan Samapta Bhayangkara ( Sat Sabhara ) Polres Tanjungpinang bentuk satu regu tim SAR Terbatas dalam untuk melindungi, melayani, serta mengayomi masyarakat menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
Tim SAR Terbatas ini dibentuk sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol Drs. Didid Widjanardi , SH dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs Yan Fitri Halimansyah, MH dalam acara Rakor Lintas Sektoral di GLK Polda Kepri, Selasa (19/12) pagi.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH melalui Kasat Sabhara AKP Limin mengatakan, Tim SAR Terbatas ini kita siapkan sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru nanti, terang Limin.
“ Tim SAR Terbatas kita siapkan sesuai dengan Arahan Bapak Kapolda dan Wakapolda dalam Rakor Lintas Sektoral di GLK Polda Kepri hari selasa kemarin, serta mendukung program Kapolri yaitu Profesional, Modern dan Terpercaya ( Promoter ) jelas, Limin”.
Sat Sabhara akan siap membantu melalui Tim SAR Terbatas demi mengamankan masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.
Petugas nantinya akan siaga dan ditempatkan Polsek Sri Bintan Pura sekaligus Posko Penanggulangan Bencana, nantinya Tim SAR Terbatas Sat Sabhara ini akan bersinergi dengan Basarnas, TNI, Syahbandar dan KPLP, ungkapnya.
Tahun sebelum nya Personil Sat Sabhara juga pernah mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh Basarnas, semoga Personil nantinya dapat semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi masyarakat, tutupnya.

Mewakili Polres Tanjungpinang AKP. Monang Jelaskan Pentingnya Fungsi Intelejen Saat Rakernis Panwascam

Jelang Pilkada Tanjungpinang tahun 2018, Panwaslu Kota Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) se-Kota Tanjungpinang dalam rangka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Tahun 2018 di Hotel Comfort Tanjungpinang, Kamis (30/11) pagi.

AKP Monang P. Silalahi saat memberikan materi tentang peran intelijen dalam Pilwako Tanjungpinang 2018

Dalam hal ini Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Monang P. Silalahi sebagai narasumber terkait penyampaian materi peran intelijen dalam menghadapi Pemilukada Kota Tanjungpinang tahun 2018.

“Jelang Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 suhu politik semakin meningkat dan permasalahan yang akan terjadi dalam setiap tahapan pemilu akan semakin kompleks”, terang Monang yang juga merupakan mantan Kasat Intelkam Polres Bintan dan Polres Natuna.

“Selain itu juga dinamika politik sangat berpengaruh terhadap perkembangan situasi kamtibmas yang diprediksi akan meningkat sehingga perlu dilakukan upaya antisipasi oleh aparat intelijen dalam rangka menciptakan stabilitas politik dan keamanan pada penyelenggaraan Pilwako Tanjungpinang tahun 2018″, tambah Monang.

“Adapun peran intelijen yaitu melakukan upaya deteksi dini untuk mencari dan menemukan potensi masalah, melakukan pencegahan dini setiap permasalahan yang berpotensi akan muncul serta melaksanakan koordinasi dengan pihak eksekutor dan pihak terkait”, terang Monang yang juga mantan KBO Sat Intelkam Polres Tanjungpinang.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran SULBI, ST dan Komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga M. ZAINI, M.Kom.I serta dihadiri sekitar 30 peserta.

Bhayangkara News : Festival Pulau Penyengat Kali ini Polres Tanjungpinang menerjunkan personilnya

Tanjungpinang.- Bertempat dibalai adat Pulau penyengat Tanjungpinang,Gubernur Prov.Kepri Dr.H.Nurdin Basirun S.Sos,M.Si meresmikan pembukaan Festival Pulau Penyengat (FPP) 2018,Rabu (14/02/2018).

pada festival sepanjang tanggal 14-18 Februari ini akan diselenggarakan peringatan HUT Pulau Penyengat.

Tak hanya itu saja, pada gelaran festival tahun ini juga akan diperbanyak beragam perlombaan agar helatan semakin semarak dari tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Raja Kholidin menjelaskan ada beberapa rangkaian kegiatan lomba yang akan disajikan.

“Seperti lomba berzanzi, lomba membaca Gurindam XII, lomba kompang dewasa klasik, lomba kompang kreasi remaja, lomba syarhil Gurindam XII, lomba busana melayu kreasi, lomba fotografi, lomba bazar kuliner khas Melayu, lomba fashion carnival, lomba lagu Melayu,” ungkap Kholidin, kemarin.

Ditambah lagi, sambung Kholidi, beragam perlombaan tradisional semacam lomba pankak gasing, lomba sampan dayung, becak hias, lomba nambat itik dan lomba pukul bantal. “Keseluruhan perlombaan ini akan dilaksanakan di Penyengat. Rangkaian kegiatan ini, tentunya akan memanjakan mata wisatawan dan menyemarakkan perayaan Hari Jadi Penyengat tahun 2018,” paparnya.

Bagi Sekda Kota Tanjungpinang, Riono, hajatan pelaksanaan FPP merupakan upaya kreatif Pemko Tanjungpinang dalam meningkatkan kunjungan wisata ke ibu kota Provinsi Kepri. Sejauh ini, dari dua kali gelaran sebelumnya, menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisata mancanegara, walau memang belum memunjukkan angka signifikan.

“Itulah mengapa juga kami sudah masukkan FPP ini kalender pariwisata Tanjungpinang,” ungkap Riono.

Sementara didalam kegiatan Festival Pulau Penyengat 2018  Polres Tanjungpinang menerjunkan personilnya untuk mengamankan kegiatan Festival Pulau penyengat 2018 tersebut agar berjalan aman dan tertib yang mana pengamanan kegiatan Festival Pulau Penyengat dibawah kendali Kapolsek Tanjung Pinang Kota,AKP Edy Supandi.

Tahapan kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dimulai hari ini

Tahapan kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dimulai hari ini, Kamis (15/2/2018). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang memberikan waktu panjang untuk Paslon berkampanye, tepatnya selama 128 hari.

Akan tetapi, dalam rentang waktu tersebut, Paslon hanya diperbolehkan melakukan kampanye terbuka sebanyak satu kali. Kebiasaan, dalam kampanye terbuka ini, orang tua selalu mengajak sang anak, karena tidak ada yang menjaganya di rumah.
Namun ternyata, menurut Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Faisal, membawa anak saat kampanye merupakan kesalahan dan “haram” hukumnya.
Faisal mengimbau kepada semua Paslon dan Partai Politik untuk tidak melibatkan anak-anak di dalam kegiatan politik pada Pilkada serentak 2018 di Tanjungpinang.
“Setiap kegiatan kampanye dilarang melibatkan anak, baik itu kampanye terbuka, dialogis, dan sebagainya,” kata Muhammad Faizal saat diwawancarai, Rabu (14/2/2018).
Faizal ini menegaskan, larangan keras melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye itu pun tertuang dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 Perlindungan Anak. Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan, kampanye yang akan dilaksanakan pada 15 Februari adalah kampanye ramah anak.
“Kalau mengacu pada Pasal 15 dan Pasal 76 H Undang Undang Perlindungan Anak itu jelas, akan dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp100 juta,” katanya.
Untuk terciptanya kampanye yang ramah anak, kata Faizal, pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Kota Tanjungpinang dan Panwaslu Kota Tanjungpinang, diminta benar-benar memberikan pengetahuan kepada Parpol dan Paslon.
“Surati dan infokan kepada mereka, jangan nanti jika kedapatan malah masing-masing buang badan dan akhirnya orang tua yang kena. Orang tua harus disosialisasikan, saat coklit itu, KPU harus memberitahukan kepada masyarakat,” tutur Faisal.
Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria mengaku, pihaknya telah mengantisipasi pelibatan anak-anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye nanti. Bahkan, katanya, larangan pelibatan itu juga tertera dengan jelas di dalam Peraturan KPU Nomor 4 tentang kampanye, bahwa dilarang membawa anak maupun menggunakan atribut pada saat kampanye.
“Yang diajak untuk kampanye itu adalah orang yang berhak untuk memilih, bukan anak-anak. Ini memang sifatnya dilarang, dalam aturan KPU ada, tapi di KPPAD ada Undang-undangnya, jadi banyak aturan yang mengatur,” kata Robby.
Robby berharap setiap Paslon mentaati aturan yang ada sebelum melakukan kampanye, agar tidak merugikan semua pihak.