Home / Headline News / Polda Jatim Tangkap Dua Pelaku Anarkis Tambang Emas di Banyuwnagi

Polda Jatim Tangkap Dua Pelaku Anarkis Tambang Emas di Banyuwnagi

10 Kabid humas 2TribratanewsJatim.com: Dua pelaku anarkis yang beraksi di lokasi tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) dikecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (28/11/2015) dijebloskan tahanan Mapolda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes RP Argo Yuwono membenarkan kedua tersangka berinisial Su (45) dan Jp (19) warga Sumber Agung, Pesanggaran yang diduga keras pelaku anarkis ditahan di Mapolda Jatim. Kini, kedua pelaku diperiksa intensif oleh penyidik Ditreskrimum PoldaJatim. Selain dua pelaku anarkis ditahan, polisi juga tercatat ada 11 saksi dimintai keterangan di Mapolres Banyuwangi.

Dalam aksi kerusuhan yang mengarah pada anarkis, massa yang berjumlah hampir ribuan massa itu diantaranya sebagian membakar kendaraan milik SBI dan Mess Brimob dibakar, dan barang lain yang yang ada di lokasi kejadian menjadi sasaran anarkis. Selain itu, dua polisi juga kena sasaran anarkis, sehingga mengalami luka berat dibagian kepalanya.

26 Anrkis banyuwangi tambangSebagaimana diketahui, lokasi infrastruktur tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur yang menjadi sasaran anarkis, karena warga yang menolak adanya penambangan menyerang area tersebut, pada Rabu (25/11/2015) lalu.

Bahkan aksi massa membakar rumput dan kayu serta merusak rambu jalan menuju pos 13. Tak hanya itu, massa juga membakar 3 sepeda motor, genset, dan merobohkan tiang telepon. Petugas Brimob yang berjaga langsung mengeluarkan tembakan peringatan dan peluru hampa ke massa yang sudah beringas.

Selain di kawasan pos 13, massa juga berkumpul di Dusun Pancer, Desa Sumberagung juga memanas. Warga yang bersenjata pentungan, ketapel dan batu bentrok dengan anggota Dalmas Polres Banyuwangi. Polisi berusaha mengurai konsentrasi massa yang ada di lokasi sekitar tambang.

26 anarkis banyuwangi tambang emasSementara itu, Kapolres Banyuwangi, AKBP Bastoni Purnama mengaku, kesalahpahaman hingga berujung aksi anarkis ini terjadi lantaran massa yang kurang dewasa. Pihaknya hanya membuat suasana lebih kondusif dalam pertemuan, yang gaduh lantaran adu mulut yang berkepanjangan.

“Kami berusaha kendalikan emosi warga. Tapi malah mereka walk out meninggalkan pertemuan. Saat ini kami amankan wilayah tambang. Brimob dan Dalmas kami kerahkan ke sana,” ujarnya.(mbah heru)

Foto: Kabid Humas Polda Jatim dan kendaraan yang menjadi sasaran anarkis massa

About admin91

Check Also

Kisah Heroik Dibalik Kerja Cepat Satpolair Banyuwangi Mengevakuasi Korban KMP Rafelia 2

Kecelakaan laut yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Rafelia 2 di perairan Banyuwangi Beach membuat  …