Home / Headline News / Kabid Humas: Tertangkap, Pelaku Pelemparan Rumah Aktivis Penolak Tambang di Lumajang

Kabid Humas: Tertangkap, Pelaku Pelemparan Rumah Aktivis Penolak Tambang di Lumajang

2 Kabid okTribratanewsJatim.com: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes R.P Argo Yuwono menegaskan, pelaku pelemparan rumah  Abdul Hamid aktivis tambang di Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur tertangkap. “Kini pelaku di tahan di Mapolres Lumajang,” kata Kabid Humas, Senin (2/11/2015).

Pelaku pelemparan rumah itu bernama Iwan, yang ternyata adik tersangka “Kasus Lumajang” berinisial W.  Sebegaimana diberitakan sebelumnya, musibah pelemparan rumah itu usai pasca pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan terhadap Tosan kedua petani asal Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian oleh kelompok pro tambang pada tanggal 26 September 2015.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (31/10/2015) siang lalu di Desa Selok Awar-awar kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kayaknya Iwan, warga setempat tak puas sehingga nekat melakukan pelemparan rumah Abdul Hamid, salah satu warga yang menolak tambang pasir.

Pelaku Iwan mendatangi rumah Abdul Hamid dengan mengendarai sepada Motor Yamaha RX King warna kuning tanpa menggunakan plat nomer polisi langsung berteriak-teriak agar keluar rumahnya. Abdul Hamid tak kunjung keluar, akhirnya pelaku melempar batu mengenai kaca rumah Hamid.

Merasa takut dibunuh, Abdul Hamid langsung melaporkan peristiwa itu ke Polisi yang berada di Balai Desa. Polisi akhirnya mendatangi rumah korban, kemudian Iwan kabur dengan mengendarai sepada motornya.

“Dia datang ke rumah saya untuk mengancam akan membunuh. Aksi yang dilakukan ini masih berkaitan dengan penambangan pasir,” Kata Abdul Hamid.

Aksi Iwan untuk kabur terhenti, setelah sepeda motor yang di kendarainya ditabrak anggota polisi Polsek Pasirian Aiptu Suliono sehingga terjatuh.

“Kendaraan Iwan saya tabrak, lalu kami bawa ke Mapolsek Pasirian,”Ujar Aiptu Suliono Anggota Polsek Pasirian.

Sementara pasca pelemparan batu dan ancaman pembunuhan terhadap aktivis tambang pasir, Rumah Abdul Hamid di Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian, Lumajang mulai di jaga polisi.

“Rumah Abdul Hamid mulai hari ini sudah di jaga polisi sekitar 6 orang di bantu dari Sat-pol PP,”kata Kapolsek Pasirian AKP Eko Hari Santoso saat di konfermasi, Minggu (1/11/2015)

Menurutnya, penjagaan yang di lakukan rumah Abdul Hamid akan di laukan selama 24 jam. Selain rumah Abdul Hamid, polisi juga masih berjaga di sekitar rumah salim kancil dan Tosan. Polisi juga masih bermarkas di kantor Balai Desa selok Awar-awar. “Penjagaan ini akan dilakukan sampai kondisi aman dan kondusif,”kata Eko. (mbah heru/boby)

Foto:Kabid Humas Polda Jatim saat memberi keterangan pers

 

About admin91

Check Also

Kisah Heroik Dibalik Kerja Cepat Satpolair Banyuwangi Mengevakuasi Korban KMP Rafelia 2

Kecelakaan laut yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Rafelia 2 di perairan Banyuwangi Beach membuat  …