Home / Polisi Kita / Polisi Diserang, Seorang Warga Kena Tembak

Polisi Diserang, Seorang Warga Kena Tembak

TribratanewsJatim – Upaya penangkapan oleh Buru Sergap Tim Khusus Sat Reskrim Polres Bojonegoro terhadap tersangka Sup, pemilik kayu jati curian di Hutan Grogolan, Desa Kebonagung, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (04/11/15) kemarin, membawa korban.

Agus Saputra (19), warga RT 14 RW 03 Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, terkena tembakan petugas. Saat itu, polisi terpaksa harus melepaskan tembakan karena masa yang terprovokasi melakukan penyerangan terhadap dua anggota polisi yang hendak melakukan penangkapan terhadap tersangka Sup, pelaku pencurian kayu jati, di Desa Sumberagung Kecamatan Dander.

Agus kena tembak di bagian paha kaki sebelah kiri, terlibat dalam aksi pencurian kayu jati di Hutan Grogolan pada Senin (02/11) lalu. Penembakan terhadap Agus bermula, ketika pada Rabu (04/11) malam, dua anggota Buser Tim Sus Sat Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka Sup. Saat itu polisi mendapat informasi bahwa tersangka Sup berada di rumah Kepala Desa Sumberagung.

Dalam kasus pencurian itu ditangkap satu tersangka M yang tertangkap basah membawa kayu jati tanpa dokumen. Hasil pemeriksaan tersangka M muncul nama tersangka Sup, sebagai pemilik kayu jati ilegal tersebut. Pihak kepolisian pun lantas melakukan pengejaran terhadap tersangka Sup.

Selanjutnya, dengan naik sepeda motor, Brigadir Sumadi dan Bripka Sugiharto bergegas menuju Desa Sumberagung. Sesampainya di lokasi ternyata tersangka Sup terlihat sedang berada di teras sebuah warung di desa tersebut. Bripka Sugiharto pun menyusul menuju warung itu.

Namun rupanya tersangka Sup mengetahui kedatangan petugas dan langsung melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi dan akhirnya tersangka tertangkap. Bripka Sugiharto lalu membawa tersangka Sup melewati halaman rumah warga. Tersangka tetap berusaha melepaskan diri. Mendadak tersangka berteriak keras, “maling-maling”. Teriakan itu membuat warga setempat berdatangan sambil menenteng bermacam senjata tajam, pentungan dan batu.

Disinilah kesalahpahaman terjadi. Rupanya warga yang berjumlah kira-kira 20 orang itu terprovokasi teriakan tersangka. Mereka tahu-tahu melakukan penyerangan terhadap dua polisi yang disangkanya maling itu. Dengan membawa berbagai senjata tajam, parang, pentungan, puluhan warga itu mengancam keselamatan jiwa petugas. Karena terdesak Brigadir Sumadi pun mengeluarkan tembakan peringatan satu kali ke udara. Dia juga berteriak-teriak bahwa dirinya adalah anggota polisi.

Tetapi massa tetap saja menyerang, kemudian Brigadir Sumadi menembak ke arah massa penyerang. Ternyata mengenai salah satu warga, yang kemudian diketahui bernama Agus. Dia tertembak di bagian paha sebelah kiri.

Mengetahu ada satu warga tertembak, emosi warga malah terbakar. Mereka terus saja berusaha menyerang. Apa boleh buat, dari pada mengancam jiwa, kedua polisi itu melarikan diri.  Brigadir Sumadi menyelamatkan diri ke arah Desa Ngumpak Dalem dan Bripka Sugiharto menyelamatkan diri ke arah hutan.

Setelah kejadian tersebut diketahui bahwa yang menjadi korban penembakan adalah  Agus Saputra. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Aisyiah Bojonegoro. Pihak kepolisian sudah melakukan upaya penggalangan serta pendekatan kepada keluarga korban. Keluarga korban saat ini memahami peristiwa tersebut. Kondisi dan situasi Desa Sumberagung saat ini juga sudah aman dan kondusif.

Sementara kedua polisi Brigadir Sumadi dan Bripka Sugiharto sudah diamankan di Mapolres dan sedang dilakukan pemeriksaan internal oleh Sipropam Polres Bojonegoro. Sedangkan Tersangka Sup yang berhasil melarikan diri ke dalam hutan terus dalam pengejaran polisi.

“Tindakan penembakan oleh anggota akan kita dalami dan pelajari. Apakah sudah sesuai ketentuan dan prosedur, dan penegakan hukum terhadap tersangka akan terus dilanjutkan,” tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser SIK M Hum.(humasbjn)

About admin91

Check Also

Pencarian korban KMP Rafelia 2 yang karam di Selat Bali resmi dihentikan

Pencarian korban KMP Rafelia 2 yang karam di Selat Bali resmi dihentikan pukul 15.30 WIB, …