Home / Headline / Polres Banyuwangi dan Wartawan “Ber-Gathering”

Polres Banyuwangi dan Wartawan “Ber-Gathering”

24 Polres BAnyuwangi 1TribratanewsJatim: Kapal Patroli X-1033 milik Satpolair Polres Banyuwangi lego jangkar di dermaga Pelabuhan Tanjungwangi, Sabtu (24/20/2015). Di dekatnya tertambat dua kapal motor milik Bangsiringboat yang biasa mengangkut wisatawan menikmati alam bawah laut Pulau Menjangan di Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

Pagi itu matahari di atas dermaga pelabuhan bongkar muat barang sebelah utara Pelabuhan ASDP Ketapang tersebut terasa terik. Ternyata waktu memang telah bergeser mendekati pukul 09.00 WIB.

Sejumlah pejabat utama Polres Banyuwangi yang terdiri dari Kasatbimas AKP Imron, Kasatlantas AKP Samirin, Kanitregident Iptu Samuji, Kapolsek KP3 Tanjungwangi AKP Hadi Siswoyo, Kasie Propram Ipda Budi Hermawan dan beberapa anggota polisi dari Satpolair, guide dari Bangsringboat, plus beberapa orang jurnalis berkumpul di atas dermaga untuk mendengarkan apel singkat dari Kabagops Kompol Sujarwo.

Rombongan kecil ini tidak sedang menjalani tugas pengamanan. Apel yang dibuka dengan doa oleh Kabagops Kompol Sujarwo itu untuk mengawali perjalanan wisata menuju Pulau Menjangan, Bali. Hari itu aparat kepolisian memang tengah berlibur bersama awak media yang biasa ngepos di  Polres Banyuwangi dalam kemasan “Media Gathering” (MG).

24 Polres Banyuwangi 2“Semoga perjalanan kami menuju Pulau Menjangan diberi kelancaran dan keselamatan. Mari kami awali kegiatan ini dengan doa bersama. Berdoa mulai,” begitu perintah Kabagops yang diikuti peserta sambil menundukkan kepala.

Sejatinya kegiatan ini bakal diikuti Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama. Karena ide awal media gathering meluncur dari pemikirannya. Sayang Kaplres berhalangan lantaran masih tertahan di Mapolda Jatim untuk urusan tugas.

Pelaksanaan liburan bersama wartawan digelar hari Sabtu juga atas permintaan AKBP Bastoni Purnama. Rencana awal MG dilaksanakan Jumat (23/10/2015) sore. Tapi jadwal itu telah tiga kali tertunda. Karena tidak ingin mengecewakan rekan-rekan media, Kapolres meminta Kasubaghumas AKP Subandi untuk tetap menggelar MG Sabtu itu tanpa kehadirannya.

Usai doa yang dipimpin kabagops, Kasatpolair AKP Basori Alwi ganti memberikan arahan singkat tentang keamanan saat berlayar di laut. Perwira pertama yang memang besar di Polair ini mengingatkan peserta MG tentang wajibnya menggunakan pelampung serta aturan saat berlibur di TNBB.

Selanjutnya, rombongan yang berjumlah sekitar 25 orang ini dibagi tiga kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari lima jurnalis dan pejabat utama Polres naik kapal patroli Satpolair. Untuk kelompok kedua dan ketiga naik kapal motor milik Bangsringboat.

Perjalanan liburan pun dimulai. Kapal milik Satpolair dan satu unit milik Bangsringboat langsung membelah Selat Bali. Sedangkan kapal satu lagi dengan nama lambung Bangsringboat 3 menyisir pesisir tepi barat untuk menghindari arus deras. Tiga kapal ini sampai di Pos 1 Pulau Menjangan dengan jeda waktu yang berbeda.

Kapal X-1033 yang mengangkut pejabat utama polres tiba lebih dulu. Disusul kapal bangsring boat yang sejak tadi mengikutinya di belakang. Sedangkan Kapal Bangsringboat 3 tiba paling belakang karena memutar dan tertahan kapal tangker yang tengah melintas.

Pos 2 Pulau Menjangan menjadi pilihan rombongan MG untuk memulai snorkling.

Sebelum itu, AKP Basori Alwi kembali mengumpulkan peserta untuk mengikuti training singkat tentang penggunaan alat berenang di atas permukaan laut sampai tehnik snorkling.

“Nanti nafasnya tidak pakai hidung, melainkan mulut. Tetap gunakan pelampung agar ketika kram atau pingsan tetap berada di permukaan sehingga memudahkan evakuasi. Paling penting jangan injak atau berdiri di terumbu karang karena bisa merusak,” pesannya.

Saat itu, mantan Kasatpolair Polres Situbondo tersebut memang menjadi instruktur snorkling para jurnalis dan pejabat utama Polres Banyuwangi. Usai memberi pelatihan singkat, AKP Basori pun menceburkan diri ke laut. Dengan tubuh mengapung dia memerintahkan para peserta untuk segera turun ke laut.

24 Polres BAnyuwangiMeski tergolong pemula, rombongan MG terlihat menikmati pemandangan bawah laut Pos 2 Pulau Menjangan. Meskipun rata-rata terlihat gugup, acara  snorkling itu berjalan lancar. Mereka bahkan sempat beraksi di dalam air dengan kamera underwater. Beberapa orang di antaranya mengaku kelabakan lantaran kemasukan air. Kasatlantas AKP Samirin dan Kapolsek KP3 Tanjungwangi mengakui hal itu.

Walaupun terlihat lelah, keduanya mengaku enjoy. Aksi para perwira polisi ini membuat takjub turis asing yang kebetulan sama-sama snorkling di sana melalui Pelabuhan Tegalalang, Buleleng, Bali.

Salah seorang turis perempuan terdengar bertanya kepada pemandu lokal dalam bahasa Inggris. Dia bertanya apakah rombongan yang ada di sebelahnya anggota polisi perairan. Sang guide itu dengan tegas menjawab iya. Dia juga menegaskan bahwa kehadiran Polair untuk memantau dan mengamankan wilayah Pulau Menjangan.

Puas menjelajah terumbu karang dan biota laut di Pos 2, rombongan lantas bergerak menuju Pos 1 untuk makan siang. Rasa lapar setelah lama berenang di laut membuat nafsu makan rombongan MG meningkat. Tak butuh waktu lama, ikan bakar serta makanan yang telah diolah sejak dari Banyuwangi ludes dilahap peserta MG. Setelah kenyang, peserta MG pun pulang. (Hpb/mbah heru)

 

Foto foto: Humas Polres Banyuwangi

 

About admin91

Check Also

Kisah Heroik Dibalik Kerja Cepat Satpolair Banyuwangi Mengevakuasi Korban KMP Rafelia 2

Kecelakaan laut yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Rafelia 2 di perairan Banyuwangi Beach membuat  …