Home / Berita Polisi / Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasil Ringkus Tiga WNA Asal Peru Pembobol ATM

Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasil Ringkus Tiga WNA Asal Peru Pembobol ATM

  

Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus tiga pelaku spesialis pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM), ketiga pelaku yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Lima, Peru, itu kedapatan membobol ATM yang berada di dalam Indomaret dikawasan Sidorejo, kecamatan Krian, Sidoarjo.

Ketiga WNA asal Negara Peru itu yakni Jose William (37), Roberto (34) yang keduanya tak memiliki pasport dan visa, dan satu pelaku lainnya berpaspor bernama Franho alias Pio (29). Tiga pelaku tersebut ditangkap di dua tempat yang berbeda, Jose dan Roberto ditangkap di wilayah Jakarta dan Franho ditangkap di Surabaya.‎‎

Dalam penangkapan tersebut petugas juga berhasil menyita uang dari tangan Roberto petugas menyita uang sebesar $ 1019 Dollar US dan Rp. 12.115.000, dari tangan Jose disita uang sebesar $ 5202 Dollar US dan Rp. 652.000 serta dari tangan Franho petugas menyita uang senilai Rp. 1.619.000.

Kepada awak media Kapolresta Sidoarjo, Kombespol M Anwar Nasir menjelaskan jika aksi ketiga pelaku di Indomaret pada 18 Desember 2016 lalu itu terekam CCTV. Dari rekaman CCTV tersebut pelaku melubangi pintu (roling door red) Indomaret dan membuka mesin ATM dengan cara menggunakan alat las .

“Dari rekaman CCTV itulah kami mendapati ciri-ciri pelaku dan kami lakukan penyelidikan yang akhirnya kami berhasil menangkap para pelaku. Saat aksi di Indomaret kawasan Krian  itu, para pelaku berhasil menguras isi mesin ATM Mandiri yang berisi pecahan Rp 100 ribu, dengan nilai total Rp 184.300.000 dan mesin ATM Bank BCA berisi pecahan Rp 50 ribu, sejumlah Rp 203.900.000, yang ditotal uang dari dua mesin ATM senilai Rp 388.200.000,” jelas Anwar saat gelar perkara di Maporesta Sidoarjo, Senin (2/1/2017).

cctvrHA1.jpg

Pria yang baru saja (kemarin 1/1/2017 red) naik jabatan dari AKBP menjadi Kombespol ini mengungkapkan, jika penangkapan ketiga pelaku, berkat kerjasama dengan Polresta Denpasar dan dibackup Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Kerjasama dengan Polresta Denpasar itu dilakukan karena Ketiga pelaku pernah beraksi membobol ATM di Indomaret di kawasan Jalan Tangkuban Perahu Kecamatan Padang Sambian, Denpasar,  Bali.

“Dari keterangan ketiga pelaku, mereka berada di Indonesia sejak bulan Mei 2016 lalu dengan paspor turis, mereka nekat melakukan kejahatan tersebut karena desakan ekonomi.

Tersangka Franho diajak Jose dan Roberto karena kehabisan uang untuk hidup di Indonesia, sebab Jose dan Roberto yang pekerjaanya juru masak itu paspornya hilang. Keduanya membutuhkan uang, hingga akhirnya mereka bertiga sepakat melakukan pembobolan mesin ATM itu,” ungkapnya

Mantan Kapolres Nganjuk ini menambahkan jika tersangka Jose dan Roberto, ditangkap di penginapan D’zire dikawasan Jakarta Pusat dan tersangka Franho di ringkus di daerah Dukuh Pakis, Kota Surabaya saat yang bersangkutan mendatangi pacarnya.

“Untuk tiga pelaku akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP yang ancaman hukuman penjaranya selama 7 tahun,” pungkasnya.

About admin91

Check Also

Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Polsek Gempol Tangkap Tangan Tersangka Pengedar Pil Tramadol

Kab. Cirebon Polsek Gempol Resort Cirebon dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) berhasil menangkap tangan satu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *