Home / Headline News / Sepakat Damai, Kapolres Jember Lakukan Mediasi Dua Perguruan Pencak Silat

Sepakat Damai, Kapolres Jember Lakukan Mediasi Dua Perguruan Pencak Silat

29 Jember silatTribratanewsJatim.com: Dua Perguruan Pencak Silat PSHT dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia Cabang Jember, Jawa Timur kembali menggelar pertemuan guna menemukan solusi  kesepakatan bersama, buntut peristiwa yang sempat menghangat akibat kejadian pengrusakan bengkel milik Saudara Agus, di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Sabtu (12/12/2015) lalu.

Mediasi yang difasilitasi oleh Kapolres Jember AKBP. M. Sabilul Alif, SH SIK Msi dihadiri langsung oleh Ketua PSHT dan Ketua Perguruan IKS dan digelar di ruang robi Mapolres Jember, Selasa siang (29/ 12/2015)

” Silahkan sampaikan uneg -uneg masing masing kedua belah pihak, agar kami menemukan jalan solusi yang menyelesaikan semua permasalahan, dan kedepan tidak timbul konflik lagi ” ujar Kapolres Jember.

Selama Pembicaraan  mediasi, situasi berlangsung mencair dalam suasana kekeluargaan, masing masing pihak melontarkan berbagai pernyataannya masing masing. Dan menemukan akhir kata sepakat dengan  menghasilkan 7  butir pernyataan ,  lalu  dituangkan dalam lembar surat dan ditandangani kedua belah pihak

Demikian kutipan surat pernyataan dimaksud :

  1. Bahwa para pihak akan selalu menjaga agar wilayah Jember tetap aman, kondusif dan terkendali dari gangguan serta keributan di masyarakat
  2. Bahwa apabila ada masalah diantara para pihak, para hihak sepakat untuk mengedepankan musyawarah mufakat penuh rasa kekeluargaan, tidak mengerahkan kekuatan untuk melakukan aksi main hakim sendiri atau melakukan tindakan anarkis.
  3. Bahwa Para Pihak Sepakat untuk saling menghormati antara perguruan dengan tidak mengganggu atau mendatangi tempat latihan dan atau sekertariat perguruan, serta kegiatan kegiatan perguruan lain, karena dipahami bahwa perguruan pencak silat merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia
  4. Bahwa para pihak tidak akan melibatkan perguruan kedalam permasalahan pribadi anggota yang menyangkut tindakan kriminalitas atau permasalahan lain diluar kegiatan perguruan.
  5. Bahwa untuk mencegah berkembangnya permasalahan yang ada, para pihak siap menahan diri dengan tidak melakukan kegiatan atau melontarkan pernyataan pernyataan yang sifatnya provokatif dan berpotensi menimbulkan permusuhan antar perguruan baik secara langsung maupun tidak langsung ( melalui sms dan media sosial ).
  6. Bahwa bersama aparat keamanan, para pihak siap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
  7. Bahwa apabila kesepakatan ini dilanggar, maka para pihak siap untuk ditindak sesuai dengan hukum dan peraturan undang – undang yang berlaku. (jbr/mbah heru)

 

About admin91

Check Also

KEPALA DESA BANGILAN KECAMATAN KAPAS PIMPIN PENGUKUHAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH EMPAT PERANGKAT DESA

BOJONEGORO- Selasa 25/07/2017 Pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa. Di desa bangilan kecamatan kapas …